EDU-BAHARI: Sosialisasi Potensi Keanekaragaman Hayati Laut Sulawesi Tenggara untuk Mewujudkan Generasi Muda Berwawasan Bahari di MAN 1 Kendari

Authors

  • Latifa Fekri Universitas Halu Oleo
  • Hasan Eldin Adimu Universitas Halu Oleo
  • Muhammad Taswin Munier Universitas Halu Oleo
  • Farid Yasidi Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.66225/jesasi.v3i1.53

Keywords:

Edu-Bahari, keanekaragaman hayati laut, literasi kelautan, kepemimpinan bahari, Blue Economy

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kelautan, pemahaman terhadap keanekaragaman hayati laut Sulawesi Tenggara, serta jiwa kepemimpinan bahari siswa MAN 1 Kendari. Program ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi sumber daya laut Sulawesi Tenggara yang belum sepenuhnya diimbangi dengan literasi kelautan generasi muda. Metodologi kegiatan menggunakan pendekatan edukasi partisipatif dan pembelajaran berbasis pengalaman, meliputi persiapan, penyusunan modul Edu-Bahari, sosialisasi interaktif berbasis media visual lokal, diskusi analisis kasus pencemaran pesisir, evaluasi pre-test dan post-test, serta pembentukan komite siswa. Kegiatan melibatkan 50 siswa kelas X dan XI. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dari nilai rata-rata 54,20 pada pre-test menjadi 86,50 pada post-test, dengan skor N-gain 0,705 dalam kategori tinggi. Kesimpulannya, Edu-Bahari efektif memperkuat wawasan bahari siswa. Kontribusi penelitian ini adalah menyediakan model edukasi partisipatif berbasis sekolah untuk pengenalan biodiversitas laut dan literasi Blue Economy.

References

BRIN. (2024). Edukasi oseanografi: BRIN tanamkan kesadaran lingkungan kepada pelajar. Badan Riset dan Inovasi Nasional. https://brin.go.id

Fitriani, N., & Maharani, R. (2026). Pembentukan agen perubahan lingkungan di tingkat sekolah menengah sebagai strategi keberlanjutan edukasi kelautan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pesisir, 7(1), 45–54.

Hidayat, R., Kurniawan, A., & Saputra, D. (2024). Penguatan kapasitas literasi lingkungan hidup bagi generasi muda pesisir melalui metode partisipatif. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi, 8(1), 15–24.

Kusuma, A. P., & Wijaya, I. M. (2025). Efektivitas media audio-visual lokal dalam peningkatan ocean literacy pada pelajar menengah atas. Jurnal Pendidikan Perikanan dan Kelautan, 6(2), 115–124.

Nofiasari, W., & Saputra, I. (2024). Strategi komunikasi literasi maritim kepada masyarakat untuk menguatkan keberadaan Indonesia sebagai negara kepulauan. Jurnal Maritim Indonesia, 12(2), 71-80.

Pratama, I. G., & Rahmawati, E. (2025). Evaluasi efektivitas program edukasi konservasi bahari pada tingkat menengah atas di wilayah pesisir. Jurnal Pendidikan dan Edukasi Kelautan, 5(2), 88–97.

Puspitasari, R., Suryani, A., & Lestari, D. (2025). Penguatan literasi kelautan melalui edukasi oseanografi dan instrumentasi kelautan pada siswa sekolah menengah atas. Journal of Community Development, 6(3), 112-120.

Ramdani, F., Mulyani, S., & Lestari, P. (2023). Penerapan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) dalam peningkatan kesadaran lingkungan siswa. Jurnal Inovasi Pembelajaran Sains, 11(3), 142–150.

Santoso, B., Nugroho, H., & Prasetyo, E. (2024). Partisipasi generasi muda dalam program edukasi dan konservasi keanekaragaman hayati pesisir. Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 9(3), 201–210.

Setyawan, T., Sulistiyono, S. T., & Nugroho, A. (2023). Pemberdayaan potensi masyarakat pesisir melalui pendidikan kemaritiman bagi generasi milenial berbasis eco-socio environment. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pesisir, 4(2), 45-56.

Siregar, M., Wahyuni, T., & Utama, S. (2026). Analisis peningkatan ocean literacy melalui program pengabdian edukatif berbasis keanekaragaman hayati lokal. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 10(1), 30–39.

Wibowo, D., Lestari, S., & Handayani, T. (2025). Internalisasi nilai-nilai ekonomi biru melalui pendekatan pendidikan berbasis kearifan lokal bahari. Jurnal Maritim dan Pembangunan Pesisir, 8(1), 33–42.

WWF-Indonesia. (2016). Ancaman tinggi pada perairan Sulawesi Tenggara, dibutuhkan upaya konservasi intensif. Yayasan WWF-Indonesia. https://www.wwf.id

Downloads

Published

2026-08-16

How to Cite

Latifa Fekri, Hasan Eldin Adimu, Muhammad Taswin Munier, & Farid Yasidi. (2026). EDU-BAHARI: Sosialisasi Potensi Keanekaragaman Hayati Laut Sulawesi Tenggara untuk Mewujudkan Generasi Muda Berwawasan Bahari di MAN 1 Kendari. JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI), 3(1), 168–173. https://doi.org/10.66225/jesasi.v3i1.53